Ada banyak sekali tradisi penamaan bayi di seluruh dunia, dan juga cukup menarik. Berikut beberapa di antaranya yang patut disebutkan:

Eropa

Di Eropa, pada masa sekarang, baptisan adalah upacara yang dilakukan untuk menamai seorang anak karena benua tersebut didominasi oleh Kristen. Sebagian besar orang Yunani menamai bayi mereka setelah orang tua ayah sedangkan Prancis memberikan nama tengah untuk anak yang berasal dari nama depan nenek jika itu adalah nama perempuan dan nama kakek jika laki-laki. Gaya lain adalah menambahkan “Jr” ke nama ayah dan menjadikannya nama anak.

Amerika

Orang-orang Amerika Puritan kebanyakan menyimpan nama-nama alkitabiah sedangkan orang-orang dari zaman Mayflower memilih nama-nama yang bajik seperti Mercy, Grace, Joy, Hope, dll. Tetapi bagi orang-orang keturunan Hawaii, nama yang Anda miliki kebetulan adalah milik Anda yang paling berharga. Orang Hawaii memiliki kepercayaan bahwa dewa leluhur mereka mengirimkan tanda melalui mimpi atau penglihatan untuk menamai anak tersebut. Mereka juga percaya bahwa jika nama khusus itu tidak diberikan kepada anak tersebut, maka anak tersebut mungkin akan cacat. Banyak nama Kristen juga digunakan di sini.

Yahudi

Seorang bayi perempuan Yahudi diberi nama setelah delapan sampai lima belas hari kelahirannya dan ada pembacaan umum dari Taurat hari itu sedangkan seorang anak laki-laki Yahudi diberi nama Ibrani setelah delapan hari kelahirannya.

Muslim

Orang Muslim mengikuti tradisi mereka dan menamai anak mereka pada hari ulang tahunnya. Upacara “jasa aqiqah depok” berlangsung pada hari ketujuh kelahiran bayi dan ada upacara di mana seekor kambing atau domba dibakar untuk menyenangkan para dewa mereka. Umat ‚Äč‚ÄčIslam percaya bahwa nama anak mereka harus memiliki arti yang indah.

Cina

Orang Cina adalah orang-orang yang percaya takhayul dan tidak berani memberi nama seorang anak sebelum dia dilahirkan. Sebaliknya, mereka memberikan nama palsu kepada bayi yang belum lahir yang merupakan sesuatu yang sangat tidak diinginkan. Ini dilakukan untuk mengelabui roh jahat agar menjauh dari bayi.

India

Upacara “Namakarena” memiliki banyak variasi di India. Di Maharashtra, bayi diletakkan di buaian yang dihiasi dengan karangan bunga dan wanita mengelilinginya sambil menyanyikan himne dan mengayunkannya dengan lembut. Ibu atau neneknya mendapat permata emas kecil untuk bayinya yang kemudian diberkati dengan nasi dan setitik merah terang di dahi. Sang ibu membisikkan nama anaknya di telinganya dan kemudian nama itu diumumkan ke semua orang.

Baca Juga: Aplikasi Avee Player Pro

Dalam agama Buddha, ibu menuliskan nama bayinya di atas daun pisang yang ditutupi dengan nasi yang masih mentah. Sang ibu meletakkan anaknya di atas daun pisang dan membisikkan namanya tiga kali di telinganya. Para kerabat dan para tamu juga melakukan hal yang sama.

Praktik lain di kalangan umat Hindu adalah memberi nama bayi menurut orang suci, orang suci, dewa, orang bijak dan juga inkarnasi Tuhan. Ada keyakinan bahwa seseorang diingatkan akan Tuhan dengan menyebut nama-nama ini berulang kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *